Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yulistiani Mochtar menegaskan pengembang perumahan wajib menyisakan lahan sebesar 40 persen untuk fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum).

“Persentase untuk perumahan yaitu 40 persen untuk fasos-fasum dan 60 persen untuk bangunan rumah,” kata Yulistiani di Depok, Selasa (31/1) kemarin.

Yulistiani menambahkan, untuk mengawal komitmen itu, peran masyarakat juga sangat dibutuhkan.

Termasuk juga ikut mengecek Izin Mendirikan Bangunan (IMB) jika ada bangunan baru di wilayah perumahan.

Baca selengkapnya di Blog Properti.net

Advertisements