Ketika resesi ekonomi menghantam pada 1998, bidang properti termasuk arsitektur sempat terhuyung kena imbas. Namun tak lantas mengurangi kegigihan arsitek di Indonesia.

Salah satunya Johansen Soemsudin. Arsitek lulusan perguruan tinggi di Jakarta ini sempat menikmati nasib sebagai penganguran selama 6 bulan. Kelumpuhan ini sempat menjadi pukulan berat bagi mereka yang berkecimpung di bidang properti.

Namun, darah kreatifnya tidak menghentikan langkah pria berkacamata ini untuk berkreasi. Bahkan akhirnya dia menyabet gelar International Young Creative Entrepreneur Award (IYCE) 2009, sebagai pengusaha muda yang inovatif di bidang seni desain.

Baca selengkapnya di Blog Properti.net

Advertisements